Gedung KONI Manado ambruk lagi, INAKOR Pertanyakan kelaikan Gedung serta Laporan sejak Tahun 2023

Uncategorized32 Dilihat

MANADO , Infoterkininews.com -Peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 pada 2 April 2026 yang berdampak pada kerusakan serius Gedung KONI Manado dan menimbulkan korban jiwa menjadi perhatian serius publik.

LSM INAKOR Sulawesi Utara menegaskan bahwa persoalan terkait bangunan tersebut bukan hal baru.

INAKOR bersama elemen masyarakat dan sejumlah LSM lainnya merupakan bagian dari pihak yang telah menyampaikan laporan resmi sejak 18 September 2023 kepada Kejaksaan Negeri Manado terkait dugaan persoalan pada pekerjaan yang berkaitan dengan Gedung KONI Sario.

Dalam prosesnya, laporan tersebut:

*Telah diterima secara resmi

*Pernah masuk pada tahap pengumpulan data dan permintaan keterangan

*Serta telah dikonsultasikan dan dikoordinasikan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara

Laporan tersebut juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dan LSM, di antaranya LAMI, RAKO, BAKKIN, LI BAPAN, LAKRI, LPK-RI, Waraney Santiago Indonesia (WSI), serta pihak lainnya.

Namun demikian, hingga saat ini publik belum memperoleh penjelasan terbuka terkait perkembangan dan hasil akhir dari penanganan laporan tersebut.

Ketika hari ini terjadi gempa dan bangunan mengalami kerusakan serius hingga menimbulkan korban jiwa, maka menjadi hal yang wajar apabila publik mempertanyakan:

apakah laporan dan peringatan sejak 2023 telah ditindaklanjuti secara optimal?

INAKOR menegaskan bahwa pernyataan ini bukan bentuk tuduhan, melainkan pengingat berbasis fakta dan bagian dari tanggung jawab moral sebagai elemen kontrol sosial.

Fakta yang ada menunjukkan:

*Laporan resmi telah disampaikan sejak 18 September 2023

*Disampaikan oleh INAKOR bersama sejumlah LSM dan elemen masyarakat

*Proses awal penanganan pernah dilakukan

*Namun hasil akhirnya belum tersampaikan secara terbuka kepada publik

Atas dasar itu, INAKOR menyampaikan sikap:

*Mendesak Kejaksaan Negeri Manado dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara untuk memberikan penjelasan terbuka terkait perkembangan dan hasil penanganan laporan sejak 2023

*Mendorong dilakukannya audit teknis independen terhadap hasil renovasi Gedung KONI Manado

*Meminta seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan

*Menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan

INAKOR juga menegaskan bahwa apabila dalam waktu yang wajar tidak terdapat kejelasan, maka pihaknya akan mempertimbangkan untuk menyampaikan laporan lanjutan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia serta Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai bagian dari upaya memastikan akuntabilitas publik.

Peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi bersama.
Bahwa setiap laporan masyarakat adalah peringatan dini yang tidak boleh diabaikan.

INAKOR tidak akan diam.
Karena hari ini, persoalan ini telah menyangkut keselamatan manusia.